Open top menu
#htmlcaption1 SEA DICAT POSIDONIUM EX GRAECE URBANITAS SED INTEGER CONVALLIS LOREM IN ODIO POSUERE RHONCUS DONEC Stay Connected
Showing posts with label Bloggerial. Show all posts
Showing posts with label Bloggerial. Show all posts
PageRank (PR) 2 untuk Sandiwara Kita; Apa Gak Salah ?


PageRank Update!!!

Jika sahabat udah lama tidak berkunjung (kemana aja? hahaha), mungkin akan mendapati dua perbedaan dengan blog Sandiwara Kita ini sekarang. Pertama, blog ini menggunakan template baru. Saya lakukan itu, karena beberapa sahabat mengeluhkan 'berat'nya blog ini, sebelumnya. Sehingga butuh cukup lama waktu untuk menunggunya loading. Saya lalu mencoba mencari tahu tentang kemungkinan penyebabnya. Dengan mendatangi blog tutorial beberapa blogger kawakan, saya memperoleh beberapa kemungkinan penyebab. Salah duanya, adalah template dengan kapasitas yang terlalu besar, dan kesalahan HTML (invalid HTML) yang terlalu banyak. Dari dua hal itu, kemungkinan terbesar yang bisa saya lakukan adalah mengganti template, sebab memperbaiki kesalahan HTML, hehehehe, kayaknya belum gawe pemula kayak saya...

Kedua, dan adalah cerita yang paling penting pada postingan ini, di blog Sandiwara Kita ini sekarang ada widget kecil dari PR checker. So What? Eiiiit, lihat donk, ada angka 2 menghiasinya (sombong gak ya?) Walah...senangnya. Bukan-apa-apa, meski gak terlalu tahu apa gunanya, saya terlanjur terobsesi untuk punya PageRank, hahaha. Mungkin supaya keren aja kali ya, atau mungkin saya korban mitos juga (kemunginan yang ini kayaknya lebih besar, hahaha). Biarin dech. Dan dalam benak saya, sejak membangun blog ini, sudah ada target, dalam dua bulan, saya harus punya PR 1.

Saya bekerja keras untuk itu (halahhh, apa maksudnya?). Hingga suatu pagi (4/4/09), seorang sahabat memberi khabar lewat shoutbox (seperti terlihat pada gambar). Awalnya, saya gak terlalu ngerti apa maksudnya, tapi ya tetap berkunjung ke blognya sahabat Yasmara, sekedar kunjungan ulang. Tapi tertarik juga membaca postingannya. Dari situ saya tahu, apa maksud pesan di shoutbox tadi...Ternyata, Google melakukan PageRank update...katanya. Ya, gak pikir panjang donk (meski juga gak terlalu ngerti apa maksudnya, hahaha), saya langsung ke TKP aja. Test, Bismillah.....Eh, hasilnya justru yang bikin saya kaget. PR 2 ? Ah, gak mungkin, mata saya pasti kurang istirahat neh...., pikir saya. Penasaran, lalu saya ikuti sarannya Yasmara di postingannya, dengan mencoba fasilitas lain. Eh, hasilnya sama...hehehe. Ya udah lah, mau gimana lagi, memang udah nasib kali...hehehe.Makasih buat sahabat Yamara.


Nah, kalau blog "kemarin sore" ini aja punya PageRank 2, apa sahabat yang lain gak penasaran mau tahu juga PR blognya masing-masing? Kayaknya iya deh...., ya khan? Ya udah, segera aja dicek ya..., terserah untuk tujuan apa, paling gak menjawab rasa penasaran deck, biar nanti malam bisa tidur nyenyak , dan yang paling penting, nambahin semangat buat bloggingnya...Hehehe. Oya, ini ada beberapa alamat buat ngecek:
http://www.prchecker.info/

http://www.digpagerank.com/

http://www.googlepagerankchecker.com/
Atau tanya Om Google aja, bakalan dikasih buaaaanyak deh tu...
Ayo di cek. Kok malah bengong baca tulisan ngaco ini ?
SELAMAT ber-PR ria yaaa..., keep blogging, daaaa.................(yang baca makin jauh.....)

sumber gambar:
Read more
Award untuk Blog Sandiwara Kita

award i love your blog

Wow, Dua Award Sekaligus?


Hahaha, gak deng, satu award aja, tapi langsung dari dua orang sahabat. Yang pertama dari Bung Matias Chosta (maaf frenz baru ku review sekarang....). Yang kedua dari Om Negeri Hijau. Tema Awardnya, sama...yaitu: I Love Your Blog. Artinya kira-kira, sahabat-sahabat saya itu menyukai atau mencintai blog Sandiwara Kita, akh... terimakasih. Wah, ibarat seorang gadis, blog ini menyambut dua cinta dari dua pemuda sekaligus. Hehehe, serakah…

Hmmm...Siapa sangka, mendapatkan dua Award sekaligus membuat kita sesak nafas juga. Gimana Tidak? Gak mungkin khan membuat yang ngasih award pake nunggu segala, agar Awardnya diambil. (Nanti dibilang, siapa elu ?) Hehehe. Yup, khabar gembiranya, saya eh, maksudnya blog seumur jagung ini (Lahirnya 1 Maret 2009, hehehehe) dianugrahi award oleh dua orang sahabat. Meski saya sebenarnya agak-agak kurang ngerti juga alasannya kenapa, tapi yang jelas, terimakasih atas kepercayaannya. Sebagai pemain baru saya merasa tersanjung sekali, hehehe.

Nah, sesuai dengan peraturan panitia, maka dengan ini, saya juga memberikan Award tersebut kepada sahabat-sahabat Sandiwara Kita yang blognya saya anggap ter alias paling terhadap blog ini. Ya katakanlah ini kesempatan saya untuk mengapresiasi para sahabat yang punya nilai khusus bagi blog ini (bukannya yang lain gak bernilai, hahahah). Yup, gak usah kepanjangan cerita-nya, kita langsung saja. Akhirnya setelah melalui perdebatan panjang, dewan juri (yang terdiri atas saya sendiri) memutuskan untuk memberikan Award untuk beberapa kategori (yang juga saya buat sendiri, sok juri ya? hahaha). Mereka yang saya pilih tersebut adalah :

1.Lhemuzilla, alias om Agus Budi Santoso, yang merupakan sahabat (followers) pertama blog ini. Trimakasih ya om Agus...

2.Seni Perangko, blognya pak Obing, yang merupakan blog pertama yang memberikan linkback ke blog ini, makasih pak Obing...

3.Ms. Sherlock Always Say, Blognya mbak Realrin, blogger pertama yang berkomentar di blog ini

4.Gerbang Kubah, blognya Pak Ustad, yang adalah blog pertama yang memasang banner blog ini (liat aja, banner yang terpasang di sana, masih banner Sandiwara Kita tempoe doeloe, hehehe becanda pak). Terimakasih ya Pak Ustad...

5.Trips Trik Komputer, blognya Bung Kakara, blogger dengan komentar terbanyak di Sandiwara Kita, sejauh ini. Maju terus bro, semoga Pagerank cepat naik...hahaha

Oya, menurut panitia, hehehe. Yang menerima Award ini diharapkan untuk bisa:

1. Meletakkan logo/award ini di blog sahabat masing-masing
2. Meletakkan link dari blog yang telah memberikan award (dalam hal ini Sandiwara Kita)
3. Memberikan Award ini ke Blog lain
4. Membuat link blog lain yang Sahabat beri Award
5. Meningglakan pesan di blog yang diberi Award sebagai pemberitahuan..

Kode Award-nya, yang Ini (silahkan di copy aja):


Ufff, akhirnya, saya telah memberikan pidato saya sebagai pemenang Award ini, sekali lagi terimakasih buat semua sahabat Sandiwara Kita, dan semua blogger.Demikian aja dulu, semoga yang menerima berkenan dan senang. Tetap bersilaturahim ya..

SALAM BLOGGING

Read more
Alexa Rank, Mitologi ‘Dunia Maya’ (1)

alexa rank traffic blogKonon, dalam dunia per-web-an alias ‘dunia maya’ hiduplah raksasa bernama Alexa, yang merupakan satu di antara dua raksasa penting (raksasa yang lain kita ceritakan lain kali pula). Disebut demikian, karena rangking tertentu yang diberikan raksasa Alexa terhadap sebuah situs (termasuk weblog alias blog) akan memberikan pengaruh tertentu terhadap situs bersangkutan. Alexa Rank, begitu nama yang diberikan oleh sang raksasa Alexa sebagai ranking terhadap jumlah kunjungan ke sebuah web atau blog (situs) tertentu.

Apa pengaruhnya?
Pengaruh tersebut, akan sangat terasa, terutama, jika sang pemilik situs, web-master ataupun blogger berniat menggunakan blog atau webnya sebagai kapal dagang. Soalnya, banyak ‘simpul iklan’ yang menggunakan ranking Alexa atau Alexa Rank tersebut sebagai patokan untuk menolak ataupun menerima pendaftaran sebuah situs. Dengan cara itu, sekaligus rangking yang di berikan oleh sang Alexa menjadi harga iklan yang ditayangkan oleh sebuah blog. Semakin baik Alexa Rank-nya, semakin tinggi harga iklannya.

Lalu bagaimana jika sang Blogger hanya mengunakan blognya sebagai kapal perang ? Jika ia tidak akan mendaftarkan blognya ke ‘simpul iklan’, karena memang tidak berniat memasang iklan ? Alexa Rank, tetap saja dapat menjadi salah satu indikator ‘kemenangan’ dalam perang itu. Semakin baik Alexa Rank, berarti semakin banyak ‘sekutu’ yang telah datang berkunjung dan menjalin ‘persekutuan’. Jadi, untuk blog yang berfungsi sebagai kapal perang, Alexa Rank menjadi bukti bahwa ‘senjata’-nya telah diuji cobakan. (meski tentu saja bukan satu-satunya bukti).

Apakah gerakan sosok yang bernama Alexa ini ? Konon, ia dilahirkan dalam keluarga Amazon.com, salah satu perusahaan terkaya di dunia maya (di samping google dan yahoo, tentu saja). Alexa dilahirkan oleh Brewster Kahle dan Bruce Gilliat, pada tahun 1996. Nama Alexa, konon pula, diambil dari nama perpustakaan kuno "Alexandria". Secara umum, Alexa dan Alexa Rank (senjatanya) digambarkan sebagai:

sebuah sistem perangkingan yang didasarkan pada tingkat kunjungan terhadap sebuah situs. Penghitungannya dilakukan berdasarkan nilai gabungan antara jumlah pengunjung dan jumlah halaman yang dilihat oleh pengunjung pada sebuah situs setiap harinya.


Gambaran wah, ini lah yang menjadi cerita Alexa, yang mendorong banyak blogger dan web-master untuk mempelajarinya dengan seksama. Dan hampir semua cerita tentang raksasa Alexa ini, diakhiri dengan saran untuk memperoleh ‘perhatian’ lebih banyak darinya. Tujuannya, tentu saja memperoleh Alexa Rank yang lebih baik (dengan angka lebih kecil). Rata-rata, saran itu berbunyi:

• Unggahlah Alexa toolbar dan install-kan pada software browsing yang digunakan (disarankan pakai Firefox, mungkin karena sudah bekerja sama, hehehe)
• Tempatkan widget Alexa Rank di halaman blog kita masing-masing (kode HTML nya bisa di ambil di sini)
• Membuat tulisan tentang Alexa Rank dan menggunakan kata Alexa sebanyak-banyaknya (seperti yang sedang dicoba blog ini, hahaha).
• Berpartisipasi dalam berbagai forum blogger atau webmaster (agar kita bisa meninggalkan alamat url kita, sehingga mengundang kunjungan ke blog kita masing-masing).
• Mencoba menulis tentang tema-tema yang disukai para webmaster (misalnya tentang cara meningkatkan Alexa Rank itu sendiri, atau coba aja lihat di forum-forum itu, lalu gunakan kata kunci yang mirip untuk judul postingan).
• Membeli iklan link (hmm, kayaknya yang ini kurang ‘menyenangkan, karena gak gratis)
• Mempublikasikan artikel di berbagai jejaring sosial (tapi kasih ringkasannya saja, jangan semua, agar yang baca datang ke blog kita untuk melanjutkan bacaannya).
• Mengundang teman blogger lebih banyak untuk meng-install Alexa Toolbar, dan menggunakannya untuk mengunjungi blog kita.


Bisa dipastikan, bahwa sebagian besar cerita tentang sang raksasa Alexa, akan bernada seperti itu. Dalam dunia per-blogger-an, bisa dikatakan pula bahwa hampir semua blogger terkenal menulis Alexa Rank. Hal ini, semakin menguatkan ‘kesan’ tentang pentingnya raksasa Alexa di ‘dunia maya’. Ditambah dengan prasyarat beberapa ‘simpul-iklan’, yang meletakkan Alexa sebagai indikatornya, cerita-cerita itu kemudian merajut sebuah jejaring ‘kesan’ yang menjelma menjadi mitologi, tentang raksasa bernama Alexa.

Saking berpengaruhnya mitos tentang raksasa Alexa dan senjata Alexa Rank-nya ini, ia menutupi beberapa fakta kelemahannya sendiri. Alexa Rank, sebenarnya hanya menghitung kunjungan dari pengunjung yang menginstal Alexa Toolbar pada browsing software-nya. Pengunjung yang tidak menggunakannya tidak akan dihitung, dan dianggap tidak pernah mengunjungi (hahahaha, dianggap hilang aja).

Berapa besar pengaruh mitos ini terhadap para blogger?
Silahkan saja mencoba...
Read more
Direktori dan Tools

direktori dan tools blogPara sahabat semua, berikut ini adalah tautan-tautan yang mungkin berguna jika sahabat ikuti. Ini hanya sekedar saran aja. Soalnya saya juga belum membuktikan apa manfaatnya. Menurut cerita blogger-blogger kawakan sih, cara ini bisa membuat blog kita dikenal dan lebih banyak dikunjungi. Sekaligus cerita-nya, membuka peluang lebih luas untuk membuat tautan dan kaitan (link).
Jadi kalau mau, ya dicoba saja ya. Katakanlah, salah satu fasilitas yang saya coba sediakan di blog ini untuk para sahabat saya...
Selamat mencoba !


Tautan-Tautan
Increase Page Rank Blog Directory Arts (Photography) - TOP.ORG Academic,Learning & Educational Blogs - Blog Catalog Blog Directory blogarama - the blog directory Subscribe with Bloglines Academics Business Directory - BTS Local Blog Directory
Arts Bloglisting.net - The internets fastest growing blog directory Arts blogs TopOfBlogs DigNow.org BlogRankers.com
Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites blogarama - the blog directory 100 Blog Indonesia Terbaik




TOOLS
Nah, kalau yang ini, beberapa tools yang mungkin sahabat perlukan untuk blog sahabat semua. Yang pertama ini, adalah tools untuk mendaftarkan blog sobat di berbagai serch engine. Silahkan masukkan saja alamat blognya:

Pertama, tentu mbah yang ini dulu:

Sandiwara Kita


Setelah itu, engkong yang satu ini:

Sandiwara Kita


Lalu jangan lupa dengan om yang ini:

Sandiwara Kita


Jika semuanya sudah ya silahkan kebeberapa tante dan om yang lain, melalui form ini:






Analisis Popularitas
Kalau yang ini, untuk melihat tingkat kepopuleran blog sahabat di serch engine. Yah, sekedar nyari-nyari tahu aja sih, seberapa penting posisi blog sahabat di search engine. Silahkan dicoba juga. Seperti biasa, masukkan alamat urlnya:

Link Popularity Check

How popular is your website?
example: www.host.com or host.com
URL: 1
URL: 2 *
URL: 3 *
Exclude your domain from result.
Send report to an e-mail address (optional).
Email
Send in HTML format.

Please enter the access code as displayed above.
Access code




* The second and third URL is optional.
Online Link Popularity Check
provide by SEOCentro.



Analisis Meta-Tag
Kalau yang ini, untuk mengecek meta tag di blog sahabat. Apakah meta tag itu sesuai dengan yang sahabat inginkan sebagai semaca 'identitas' dari blognya. Tahu khan meta tag? Itu lho yang pada pada kode HTML template, berada di bawah kode <head> dan sebelum kode <b:skin><![CDATA[. Biasanya berbentuk begini:
<title><data:blog.pageTitle/></title>
</b:if>
<meta content='deskripsi blog' name='description'/>
<meta content='kata kunci blog' name='keywords'/>
<meta content='20' name='refresh'/>
<meta content='index,follow' name='robots'/>
<meta content='nama penulis blog' name='author'/>
<meta content='bahasa utama' name='language'/>
<meta content='2' name='revisit-after'/>

Udah di isi? kalau belum, silahkan diisi dulu, menurut cerita para blogger kawakan, ini akan membantu mesin pencari untuk menemukan blog sahabat. Tapi yang warna biru diganti dulu ya, sesuaikan saja dengan blog masing-masing.
Yah, sekedar nyari-nyari tahu aja sih, seberapa tepatkah meta tag yang kita gunakan. Silahkan masukkan alamat url blognya:

Meta Tag Analyzer
Check your meta tags!
example: http://www.host.com.
URL
(optional)
User Agent * (optional)

Please enter the access code as displayed above.
Access code



Online Meta Tag Analyzerprovide by SEOCentro.



Penghitung Berat Blog:



Your domain(s): Enter each address on a new line (Maximum 10)


(eg. iwebtool.com)



Powered by iWEBTOOL




TOOL TAMBAHAN
1.Penghitung Kata :www.wordcounter.com
2.Pengukur Ranking : www.alexarankchecker.com
3.HTML Encoding/Decoding: www.centricle.com
Read more
Kompetisi Fajarseraya (satu lagi kompetisi menulis artikel blog yang layak diikuti !)

kompetisi menulis artikel blog
Bebarapa hari lalu saya postingkan informasi Sayembara Menulis Artikelnya Hakimtea.com. Nah, ini satu lagi informasi tentang kompetisi menulis blog. Tentulah postingan ini sudah agak terlambat, mengingat bahwa kompetisi ini telah dibuka sejak 1 Maret yang lalu. Tapi gak apalah, tokh pendaftarannya ditutup 30 April 2009 nanti, sekaligus pengumuman pemenangnya ( dengan catatan: tidak dapat di ganggu-gugat, hehehe). Jadi masih kurang-lebih 40 hari lagi (bisa 40 artikel tuh..., kalau sempat bikin setiap hari satu). Sebab ada catatan, bahwa peserta boleh mngirimkan artikel sebanyak-banyaknya, asal tidak mendaftarkan lebih dari 2 blog.

Lagi pula, mungkin ada baiknya tetap saya tuliskan, sebab: petamaxxxxx, memberikan info singkat buat teman-teman yang kebetulan belum tahu, dan keduaxxxxx, agar teman-teman yang sudah tahu dan udah ikutan, tahu siapa saingannya (Wuakakakakakaakk...). Ketigaxxx (dan yang ini serius), Gak denk, saya cuma mau merespons salah satu budaya yang paling saya suka, budaya yang memantulkan semangat "merdeka menyatakan pikiran secara tulisan". Jadi, semua yang berbau dorongan ke arah itu, mari kita dukung rame-rame.

So, lansung aja. “Kompetisi Fajarseraya”, demikian judulnya, mengusung tema "Blog For Fun" (jangan di plesetin jadi "Blog For Fund" ya, nanti Mas Fajarnya marah, hehehe.). Maksudnya ? Ya, segala hal yang menurut anda menyenangkan dari kegiatan Blogging atawa Nge-blog, silahkan dijadikan tema artikel (tips nge-blog, trik nge-blog, pengalaman nge-blog, dll). Gampangkan ? Semua artikel Peserta akan diposting di www.fajarseraya.com, langsung setelah artikel itu diterima. Berapa banyak ? Terserah deh, jangan satu buku aja dech pokoknya. Bukan apa-apa, nanti blognya yang punya kompetisi penuh sama itu tulisan satu peserta, hehehe.

Persyaratan yang lainnya? Gak ada. Kalau sudah ditulis, silahkan aja lansung kirim ke: daftarkontes@yahoo.com, biar langsung diposting. Sekalian, sertakan data lengkap masing-masing (nama dan url blog anda). Catatan pentingnya lagi, kompetisi ini terbuka untuk semua blogger, tanpa kelas. Mau yang kelas bantam, sampai yang tinggal kelas boleh ikutan.

Hadiah yang disediakan bagi pemenang adalah:
1. Juara 1 : Domain .com + Paket Hosting Etamhost (Paket Starter)
2. Juara 2 : Domain .com
3. Juara 3 : Paket Hosting Etamhost (Paket Starter)

Di samping itu, disediakan juga 4 hadiah untuk pemenang kategori:
1. Pemula terbaik : Domain web.id
2. Tulisan bermanfaat : Domain web.id
3. Tulisan terunik: Domain web.id
4. Artikel Komentar terbanyak: Domain web.id

Hal yang menarik dari kompetisi ini bagi saya, adalah "Aturan Penulisan Artikel"-nya. Disana dituliskan begini:

1. Cerita original dan tidak co-pas.
2. Buatlah artikel dengan Gaya bahasa Tersendiri (Namun masih bisa dimengerti).

Nah, kalau yang pertama, kayaknya sudah biasa (bukannya tidak penting), dan kita semua saya yakin mendukung. Masak ikutan lomba pake karya orang ? Ya, nggak?. Aturan yang kedua itu yang sangat menarik. Sebab, berarti kita semua punya kesempatan mengembangkan "gaya" penulisan artikel blog sendiri tuh. Wah, bukannya tidak mungkin, nanti ada buku (atau tutorial) tentang "cara menulis di blog" ala Blogger Indonesia. Hehehe, keren...tentunya.

O ya, ada tips langsung dari pe untuk memperoleh nilai tambahan. Ini juga bisa langsung dikerjakan aja:
.
1.Membuat review tentang kontes ini dengan Anchor Text : Kompetisi Fajarseraya ke link http://fajarseraya.com/kompetisi-fajarseraya
2. Mengirimkan artikel sebanyak-banyaknya, dan
3. Memasang banner kompetisi ini di blog masing-masing

Udah gak sabaran? Mau lebih jelas? Ya udah, ke TKP aja...,dan
Selamat Berkompetisi!

Sumber Gambar: www.library.thinkquest.org
Read more
Ikuti Sayembara Menulis Artikel Blog: “Kontes Blog 1 Tahun Hakimtea.com”

sayembara menulis artikel blog
Apakah anda sepakat bahwa blog adalah hak cipta? Dan bahwa tulisan-tulisan di blog adalah karya-tulis bernilai yang pantas dihargai (diapresiasi)? Apakah anda tidak suka dengan kegiatan penjiplakan gagasan (plagiat) lewat blog? Apakah anda percaya, bahwa tulisan-tulisan di blog, dapat menjadi salah satu cara untuk membangun “citra baik” Indonesia di mata dunia? Atau bahkan (ini pertanyaan yang paling sederhana), apakah anda belakangan ini mulai kehilangan motivasi untuk menulis di blog anda? Kalau jawabannya adalah ya untuk semua pertanyaan ini, maka kayaknya anda harus ikutan sayembara yang satu ini.
Mau tahu apa hadiahnya? (Klik dulu donk, tanda di bawah ini, hehehehe)

Nah begitu, :-) hehehe.
Yup, tulisan saya kali ini adalah anjuran, dorongan dan ajakan, kepada semua sahabat blogger, untuk ikut dalam lomba yang bertajuk: " Kontes Blog 1 Tahun Hakimtea.com", yang
bekerjasama dengan etamhost.com;salah satu penyedia web hosting murah, dunia soer (blog-nya pak Yono Suryadi/ Adi ), dan Hakimtea.net (yang ini, situs lain hakimtea, hebat neh orang, hehehe). Kontes ini diadakan dalam rangka perayaan 1 tahun kehadiran hakimtea.com dalam percaturan blogging Indonesia.

Lalu kenapa harus ikutan? Selain karena hadiah utamanya cukup menjanjikan (tentu saja), lomba ini juga menjanjikan bahwa semua yang ikut akan menang, tidak ada yang kalah (nah, hebat khan?) Tapi lebih dari itu, lomba ini layak kita ikuti rame-rame, karena berangkat dari “Semangat Memajukan dunia bloging Indonesia” dan “semangat kejujuran kreatifitas”, yang tentunya juga jadi keinginan kita semua.

Oke, kita lanjutkan. Kayaknya, hadiahnya harus dikasih tahu lebih dulu, biar semangat (hehehehehe). Ini dia hadiah yang disediakan bagi 10 orang pemenang:
  1. Hadiah pertama, 1 paket hosting lite + domain.com (1 tahun) + paypal $30 + 5000Ec
  2. Hadiah kedua, 1 paket hosting lite + domain.com (1 tahun) + paypal $20 + 3000Ec
  3. Hadiah ketiga, 1 paket hosting lite + domain.com (1 tahun) + 1 VCC + 2000Ec
  4. Hadiah keempat, 1 paket hosting lite + domain.com (1 tahun) + 1 VCC
  5. Hadiah kelima, 1 paket hosting lite + domain.com (1 tahun) + 1 VCC
  6. Hadiah keenam, 1 paket hosting lite (1 tahun) + 1 Domain (di indowebsite.net) + 1 VCC
  7. Hadiah ketujuh, 1 paket hosting lite (1 tahun) + 1 Domain tidak terpakai (bali4shared.com) + 1 VCC
  8. Hadiah kedelapan, 1 paket hosting lite (1 tahun)
  9. Hadiah kesembilan, 1 paket hosting lite (1 tahun)
  10. Hadiah kesepuluh, 1 paket hosting lite (1 tahun)

Gimana? Pasti tertarik khan?
Nah, lalu kenapa saya bilang semua yang ikut bakal menang? Sebab ada jaminan bahwa semua artikel peserta akan mendapatkan kesempatan untuk dimuat di hakimtea.com berikut Nama Penulis dan URL-nya. Dengan cara itu, berarti semua artikel akan dihargai dan dimuat sebagai sebuah karya-kreatif. Tentunya akan menjadi kebangggan tersendiri jika tulisan anda, dimuat di blog orang lain sebagai karya anda sendiri, lengkap dengan link dan nama anda (kalau dimuat tanpa mencantumkan nama dan link sih udah biasa, wuakakakak).

Lalu, gimana cara ikutannya? Mudah kok, cukup dengan melakukan tiga langkah mudah, berikut:

  1. Bikin review kontesnya, muat di blogmu,
  2. Pasang banner kontesnya (seperti yang saya pasang di sudut kanan atas blog ini, dan
  3. Kirim artikelnya ke: hakimtea@gmail.com.

Catatan penting: artikel yang diikutkan dalam kontes jangan dimuat di blog sendiri ya. Soalnya, ada persyaratan bahwa artikel adalah: karya asli sendiri (bukan co-pas alias plagiat), dan belum pernah dipublikasikan. Nah, kalau dah dimuat di blog sendiri, khan artinya udah pernah dipublikasikan donk, hehehehehe. Tenang, karya tulis itu tetap bakal dimuat juga kok di blog hakimtea.com, jadi sabar aja... Dan yang pasti, persyaratan lombanya tidak mengharuskan kamu punya page-rank atau alexa-rank yang bagus kok (heheheheh). Jadi, siapapun yang punya blog bisa ikutan.

Tidak sabaran? Ya udah, segera daftar dan baca detilnya di: http://hakimtea.com/kontes/kontes-blog-1-tahun-hakimteacom, atau klik banner lomba di bagian kanan atas blog ini.
Akhirnya, Selamat berlomba...dengan sehat. Mari sama-sama “Membangun dan memajukan dunia blogging Indonesia!”

Salam,

Sumber gambar: www.biomed.uaa.alaska.edu

Read more
Interaksi Blog adalah Sandiwara Online

sandiwara blog online
Selamat datang semua. Hari yang cerah ya…(Sok tau aja ini, di tempat teman-teman lain padahal saya gak tahu, hahahaha). Tapi Saya tetap berharap di hati kita semua, ada kecerahan. Amin. Hmm, di hari yang baik ini, saya mau berbincang dengan teman-teman perihal Blog sebagai sandiwara. Lho, maksudnya apa lagi? Hehe, jangan terlalu ‘berat’ dan ‘gelap’ merespon judul tersebut. Hanya sebuah ajakan untuk bertukar pikiran, tentang dunia “per-blog-an” yang sama-sama kita ‘perankan’ ini.

Kita semua tahu, bahwa kehadiran blog dalam “dunia maya”, menggeser cara orang untuk menghadirkan dirinya di dunia ‘nir-waktu dan tempat’ ini (‘atau dunia yang dilipat’ kata Yasraf Amir Piliang), yang kita semua namakan sebagai Inter-net. Wah, apa lagi ya maksudnya ?Ya, sederhana aja kok. Memang kita tidak lagi membutuhkan kesamaan ruang dan kesamaan waktu, untuk bisa bertemu satu-sama lain khan? Ayo, di mana sekarang kita bertemu? Di komputer sayakah? Dan Jam berapa sekarang? Atau bahkan, sekarangkah sekarang? (Hehehe, bingung khan? Sama, saya juga...)

Beberapa waktu yang lalu, setiap orang merasa bahwa memiliki alamat surat elektronik (e-mail) adalah sebuah keharusan untuk menyatakan keber’ada’annya di wilayah-siber. Seperti sebuah KTP yang kita perlukan di kehidupan nyata, alamat email, adalah identitas kita masing-masing di dunia maya. Dahsyatnya, kita semua yang berbeda-beda negara, ras, suku, agama dan pandangan politik dalam kehidupan sehari-hari ini, bisa bersaudara di dunia maya. Jika dalam kehidupan nyata kita punya kewarganegaraan RI, Malaysia, Australia, dan lain-lain, maka di dunia maya, kita punya kewarganegaraan Yahoo, Google, MSN, atau yang lainnya. Dan hebatnya lagi, boleh memiliki kewarganegaraan sebanyak-banyaknya....

Sekarang, hak kewarganegaraan itu bertambah dengan adanya kepemilikan terhadap web-log, situs personal, web perorangan atau “blog” (Tentu setelah itu, kita harus juga berbincang soal Jejaring Sosial Siber semacam Facebook dan Friendster. Tapi mungkin lain waktu). Dengan adanya blog, orang tidak lagi sekedar memiliki alamat di dunia maya, tapi juga bisa membangun ‘wajah’ dan penampilannya. Jika di kehidupan nyata kita punya bentuk fisik yang “fitrah” sifatnya (taking as gived), dengan fasilitas blog masing-masing, kita berkesempatan membuat dan membangun sendiri wajah dan tubuh kita di dunia maya. (Tentang ini juga, mungkin secara khusus kita bincangkan lain waktu).

Nah, dengan cara itu lah, maka blog, menjadi panggung sandiwara kehidupan yang baru. Seperti layaknya kehidupan dunia nyata, melalui blog, dunia maya menghadirkan “watak” manusia, percakapan antara manusia, latar belakang dan bahkan alur cerita kemanusiaan sendiri. Dan karena itu, saya menamakannya, sandiwara yang online. Interaksi kemanusiaan yang dipanggungkan oleh sebuah garis ‘tak-terlihat’ yang menghubungkan dan memanggungkan kehidupan dari tempat dan waktu yang berbeda-beda, pada satu waktu dan ruang baru, ruang siber (Wuih dahsyat!).

Bagaimanapun, disadari atau tidak, disengaja atau tidak, masing-masing kita (blogger) tengah memulai proses penjatian-diri (identifikasi) bahkan sejak pertama kali kita memilih “sang-pemberi fasilitas” (Blogspot, WP, Blogsome, dan lain-lain). Kemudian, dilanjutkan dengan memilih template dan mengaturnya (memilih warna, jenis dan ukuran huruf, dan seterusnya. Lalu, dengan menentukan konten (isi) dari blog itu. Bukankah itu semua kemudian akan jadi ‘jati-diri maya’ sang blogger?

Lalu setelah itu, kita mulai berinteraksi satu sama lain. Bisa lewat pesan2 singkat di shoutbox, tapi juga lebih banyak lewat komentar di postingan. Bukankah ada citraan yang terbangun tentang ‘sang-blogger’ yang memiliki sebuah blog, ketika kita mengunjungi blognya, apalagi membaca postingan-postingannya? Dengan cara itulah kita saling mengenal, dan punya bayangan ‘sendiri’ tentang teman kita di dunia ‘maya’ ini. Dan semua itu berlansung tahap demi tahap, dan membangun sebuah alur cerita. Dia akan diakhiri, ketika sang blogger memutuskan untuk mengundurkan diri dari dunia persilatan, eh, perbloggeran, hehehe. Dengan menghapus blognya, maka seseorang telah me‘mati’kan pula seorang tokoh dari panggung sandiwara yang satu ini. (wuakakakakakakak).

Lalu, apakah kehadiran “watak”, percakapan dan alur itu cukup untuk menyebutnya Sandiwara? Tentu tidak, sebab hal yang paling substansial dari sebuah sandiwara belum dipenuhi. Apakah itu ? Adanya “pertentangan” (konflik), “kejutan” , dan “tegangan”, atau terlibatnya perasaan dan pikiran para tokohnya. Benar, bahwa kita sesama blogger tidak saling bersiteru (dan kuharap tidak sampai kapan-pun, amin..), tapi apakah perasaan dan pikiran tidak pernah terlibat ketika sanak semua membangun blog masing-masing?

Kita, mulai waspada terhadap spam, mulai was-was blognya tidak ada pengunjung, tegang menunggu pagerank dan alexa-rank meningkat. Bahkan aja kejutan-kejutan ketika ketika membuka email, akun paypal (hehehe) atau yang lain. Lalu, bukankah kekritisan mulai diransang, ketika mengunjungi blog lain, dan atau juga saat menanggapi komentar dan bahkan Shoutbox? Minimal, kita akan mulai tahu mana konten blog yang co-pas, mana yang orisinil? Demikian juga mengenali mana yang spam, dan mana yang dari sahabat sendiri? Secara spontan saja (dan lama-lama menjadi bawah sadar, karena terbiasa) kita tak lagi mengklik link dari komentar yang bernada spam di shoutbox...(yang ini curhat neh..., hahaha).

Lalu, keadaan itu menimbulkan perbenturan sendiri bagi kita. Alur sandiwaranya bergulir seiring upaya kita memahami dunia per-bloggeran secara berangsur-angsur, dan punya menimbulkan lika-liku (fluktuasi) tersendiri. Persoalan- demi persoalan diuraikan dan diatasi, mulai dari mengatur template sesuai kebutuhan kita masing-masing, hingga soal membagi waktu, antara aktifitas di ‘dunia pertama’ (nyata) dan dunia ‘kedua’ (maya). Dengan cara itu, blog menghadirkan pertentangan dan antagonisma (keburukan) tersendiri (ini curhat yang kedua, hahahahahahahahaha).

Sampai di situ, lengkaplah ia menjadi sandiwara, ketika peran ‘blogger’ menemukan sisi baiknya sebagai tokoh baik (protagonis) melawan tokoh jahat (antagonis). Antagonis itu, bisa hadir dari dalam diri sendiri dan dari luar. Dari dalam diri sendiri, antagonisnya akan berupa kemandulan kreatif, kebuntuan gagasan dan sejenisnya. Dari luar, dapat berupa spam, virus, penipuan via-net, gangguan jaringan, dan yang mungkin paling terasa adalah hadirnya ‘tokoh-tokoh’ penjiplak (yang mengutip keseluruhan tulisan orang tanpa menyebutkan sumbernya).

Jika seorang blogger memilih untuk menyerah dan ‘asal-aja’ (pramatis), berarti ia kalah dan mengakhiri ‘perannya’ sebagai tokoh utama. Sekarang ia bermain dalam naskah baru, sebagai figuran. Misalnya sebagai tukang co-pas....(tapi saya yakin sahabat-sahabat saya bloging saya tidak begitu, amin...). Tapi inti pembicaraannya, dengan adanya tokoh-tokoh itu, maka semua elemen dan substansi (isian) dari sebuah pentas sandiwara telah terpenuhi.

Dan, akhirnya, selamat datang di Sandiwara Online, dan selamat berpentas....hehehehehe.

Sumber Gambar: blog.madisonwhoswho.com
Read more
Membuat Tab-Menu/Tabber; Sebuah Cara Mudah

tabber menu blogApakah hubungannya perbincangan tentang Sandiwara dengan membuat Tabber atawa Tab-menu? hahahaha. Sudah pasti gak ada. Dan sudah pasti pula ada aja kalau mau tetap (maksa) dihubung2kan. Dan yang pasti, tulisan ini bukan konfrontasi terbuka kepada 'kang Rohman', 'bung Khendin, 'pak Fatih-Syuhud', 'O-om', dan atau jawara blogging yang lain. Maksudnya ? Ya, saya gak sedang mempertunjukkan bahwa saya menguasai seluk-beluk 'bahasa-CSS dan HTML', jadi jangan tanyakan yang selain ini, ya. Ini cuma karena pengen berbagi pengetahuan, karena hal ini saya dapatkan dengan perjuangan serius, menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, wuakakak.

Bagaimana ceritanya?
Saya sebenarnya nyari2 juga di tempat2 'makan' di atas (maksudnya tempat belajar nge-blog), tapi gak ketemu. Mungkin saya yang gak pas masang kata-kunci nya, atau mungkin juga memang tidak ada di sana. Di blognya bung Khendin ada, tapi saya kurang berhasil menerapkannya. Maklum baru...Saya pikir soalnya sederhana, kang Rohman, Pah Fatih, mas Khendin dan O-om, mungkin lebih mendahulukan pertanyaan-pertanyaan rekan-rekan blogger yang pasti jumlahnya tidak sedikit. Dan, kemungkinan besar, pertanyaan2 tersebut belum banyak yang menanyakan soal membuat tab-menu/ tabber itu. Atau mungkin, karena benyak yang mau nanya, tapi gak tau namanya (kayak saya juga, hahahahahaha)...

Lho, kok malah cerita?
Iya, namanya juga sandiwara, harus ada 'mukadimah' dulu....hehehehe. (Nah, khan ada kaitannya?).

Oke, langsung aja sekarang...
Setelah bertahun-tahun nyari-nyari, akhirnya saya temukan juga sang putri malu itu, eh...maksudnya tab-menu/tabber yang akhirnya bisa saya terapkan. Hasilnya bisa dilihat sendiri di sidebar blog ini . Keren khan? (awas kalau bilang gak..).
Saya cuma mencoba membuatnya lebih operasional, langsung dipraktekkan. Tapi, kalau mau versi aslinya, silahkan kunjungi http://www.barelyfitz.com/projects/tabber/, atau klik saja di Sini.

Aduh malah mukadimah lagi, kapan ceritanya ?
Oke, Sekarang saya masuk ke 'tubuh cerita'. Teman-teman blogger (terutama yang baru kayak saya) yang mau lansung praktek, silahkan memerankan cerita saya ini...

Begini ceritanya...

Pada sebuah siang, saya memasuki account blogger saya, lalu sesampai di dalamnya, saya klik menu tata letak (setting), lalu mengklik menu edit HTML...


Sesampai di sana, saya tidak mencentang expand template widget, sungguh saya tidak mencentang expand template widget, karena hal itu akan membuat kode HTML yang terdapat di dalamnya menjadi semakin panjang, rumit dan memusingkan, dan saya tidak suka itu...

Lalu, saya mulai dengan menambahkan kode berikut pada bagian CSS dari template, atau sebenarnya untuk lebih mudah, saya bisa menambahkannya atau meletakkan sebelum elemen
sidebar.

" Cari saja kode

#sidebar-wrapper {

dan tambahkan di atasnya", begitu bathin saya.

Kode yang saya tambahkan di atasnya itu adalah:


/*--------Tabber ------*/

#tabsidebar-wrapper{
width: 360px; /* Sesuaikan dengan lebar Sidebar */
float: right;
border: 1px none #CCC;
margin: 0px;
}
.tabberlive .tabbertabhide {display:none;}
.tabber {display:none;}
.tabberlive {margin-top:1em;}
.tabber h2 {
border-bottom:1px solid $bordercolor;
/* Sesuaikan dengan variable Template */
margin-bottom: .3em;
padding: 0;
line-height:1.2em;
}
.tabber .widget {margin-bottom: 1em;}
.tabber .widget-content {margin: 0 0px;}
ul.tabbernav{
margin:0;
padding: 8px 0;
border-bottom: 1px solid $bordercolor;
}
ul.tabbernav li{
list-style: none;
margin: 0;
display: inline;
}
ul.tabbernav li a{
padding: 8px 0.5em;
margin-right:2px;
border: 1px solid $bordercolor;
border-bottom: none;
background: #FFFFFF;
text-decoration: none;
}
ul.tabbernav li a:link { color:#369;}
ul.tabbernav li a:visited { color: #369;}
ul.tabbernav li a:hover{color:#369; background: #e6e6e6; border-color: 1px solid $bordercolor;}
ul.tabbernav li.tabberactive a{
background-color: #FFFFFF;
color: #369;
border-bottom: 1px solid $bordercolor;
}
ul.tabbernav li.tabberactive a:hover{
color: #369;
background: #e6e6e6;
border-bottom: 1px solid $bordercolor;
}
.tabberlive .tabbertab {
background: #FFFFFF;
padding:5px;
border:1px solid $bordercolor;
border-top:0;
}

.tabberlive .tabbertab h2 {display:none;}
.tabberlive .tabbertab h3 {display:none;}

/*--------Akhir Tabber ------*/



lalu, saya mencari kode </head>, dan memasang teks Javascript berikut, tepat di atasnya:



<script type='text/javascript'>
/*==================================================
$Id: tabber.js,v 1.9 2006/04/27 20:51:51 pat Exp $
tabber.js by Patrick Fitzgerald pat@barelyfitz.com
Documentation can be found at the following URL:
http://www.barelyfitz.com/projects/tabber/
License (http://www.opensource.org/licenses/mit-license.php)
Copyright (c) 2006 Patrick Fitzgerald

Permission is hereby granted, free of charge, to any person
obtaining a copy of this software and associated documentation files
(the &quot;Software&quot;), to deal in the Software without restriction,
including without limitation the rights to use, copy, modify, merge,
publish, distribute, sublicense, and/or sell copies of the Software,
and to permit persons to whom the Software is furnished to do so,
subject to the following conditions:

The above copyright notice and this permission notice shall be
included in all copies or substantial portions of the Software.

THE SOFTWARE IS PROVIDED &quot;AS IS&quot;, WITHOUT WARRANTY OF ANY KIND,
EXPRESS OR IMPLIED, INCLUDING BUT NOT LIMITED TO THE WARRANTIES OF
MERCHANTABILITY, FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE AND
NONINFRINGEMENT. IN NO EVENT SHALL THE AUTHORS OR COPYRIGHT HOLDERS
BE LIABLE FOR ANY CLAIM, DAMAGES OR OTHER LIABILITY, WHETHER IN AN
ACTION OF CONTRACT, TORT OR OTHERWISE, ARISING FROM, OUT OF OR IN
CONNECTION WITH THE SOFTWARE OR THE USE OR OTHER DEALINGS IN THE
SOFTWARE.
==================================================*/

function tabberObj(argsObj)
{
var arg; /* name of an argument to override */
/* Element for the main tabber div. If you supply this in argsObj,
then the init() method will be called.*/
this.div = null;
/* Class of the main tabber div */
this.classMain = &quot;tabber&quot;;
/* Rename classMain to classMainLive after tabifying
(so a different style can be applied)*/
this.classMainLive = &quot;tabberlive&quot;;
/* Class of each DIV that contains a tab */
this.classTab = &quot;tabbertab&quot;;
/* Class to indicate which tab should be active on startup */
this.classTabDefault = &quot;tabbertabdefault&quot;;
/* Class for the navigation UL */
this.classNav = &quot;tabbernav&quot;;
/* When a tab is to be hidden, instead of setting display=&#39;none&#39;, we
set the class of the div to classTabHide. In your screen
stylesheet you should set classTabHide to display:none. In your
print stylesheet you should set display:block to ensure that all
the information is printed.*/
this.classTabHide = &quot;tabbertabhide&quot;;
/* Class to set the navigation LI when the tab is active, so you can
use a different style on the active tab.*/
this.classNavActive = &quot;tabberactive&quot;;
/* Elements that might contain the title for the tab, only used if a
title is not specified in the TITLE attribute of DIV classTab.*/
this.titleElements = [&#39;h2&#39;,&#39;h3&#39;,&#39;h4&#39;,&#39;h5&#39;,&#39;h6&#39;];
/* Should we strip out the HTML from the innerHTML of the title elements?
This should usually be true.*/
this.titleElementsStripHTML = true;
/* If the user specified the tab names using a TITLE attribute on
the DIV, then the browser will display a tooltip whenever the
mouse is over the DIV. To prevent this tooltip, we can remove the
TITLE attribute after getting the tab name.*/
this.removeTitle = true;

/* If you want to add an id to each link set this to true */
this.addLinkId = false;
/* If addIds==true, then you can set a format for the ids.
&lt;tabberid&gt; will be replaced with the id of the main tabber div.
&lt;tabnumberzero&gt; will be replaced with the tab number
(tab numbers starting at zero)
&lt;tabnumberone&gt; will be replaced with the tab number
(tab numbers starting at one)
&lt;tabtitle&gt; will be replaced by the tab title
(with all non-alphanumeric characters removed)*/
this.linkIdFormat = &#39;&lt;tabberid&gt;nav&lt;tabnumberone&gt;&#39;;
/* You can override the defaults listed above by passing in an object:
var mytab = new tabber({property:value,property:value});*/
for (arg in argsObj) { this[arg] = argsObj[arg]; }
/* Create regular expressions for the class names; Note: if you
change the class names after a new object is created you must
also change these regular expressions.*/
this.REclassMain = new RegExp(&#39;\\b&#39; + this.classMain + &#39;\\b&#39;, &#39;gi&#39;);
this.REclassMainLive = new RegExp(&#39;\\b&#39; + this.classMainLive + &#39;\\b&#39;, &#39;gi&#39;);
this.REclassTab = new RegExp(&#39;\\b&#39; + this.classTab + &#39;\\b&#39;, &#39;gi&#39;);
this.REclassTabDefault = new RegExp(&#39;\\b&#39; + this.classTabDefault + &#39;\\b&#39;, &#39;gi&#39;);
this.REclassTabHide = new RegExp(&#39;\\b&#39; + this.classTabHide + &#39;\\b&#39;, &#39;gi&#39;);
/* Array of objects holding info about each tab */
this.tabs = new Array();
/* If the main tabber div was specified, call init() now */
if (this.div) {
this.init(this.div);
/* We don&#39;t need the main div anymore, and to prevent a memory leak
in IE, we must remove the circular reference between the div
and the tabber object. */
this.div = null;
}
}

/*--------------------------------------------------
Methods for tabberObj
--------------------------------------------------*/

tabberObj.prototype.init = function(e)
{
/* Set up the tabber interface.
e = element (the main containing div)
Example:
init(document.getElementById(&#39;mytabberdiv&#39;))*/
var
childNodes, /* child nodes of the tabber div */
i, i2, /* loop indices */
t, /* object to store info about a single tab */
defaultTab=0, /* which tab to select by default */
DOM_ul, /* tabbernav list */
DOM_li, /* tabbernav list item */
DOM_a, /* tabbernav link */
aId, /* A unique id for DOM_a */
headingElement; /* searching for text to use in the tab */
/* Verify that the browser supports DOM scripting */
if (!document.getElementsByTagName) { return false; }
/* If the main DIV has an ID then save it. */
if (e.id) {
this.id = e.id;
}
/* Clear the tabs array (but it should normally be empty) */
this.tabs.length = 0;
/* Loop through an array of all the child nodes within our tabber element. */
childNodes = e.childNodes;
for(i=0; i &lt; childNodes.length; i++) {
/* Find the nodes where class=&quot;tabbertab&quot; */
if(childNodes[i].className &amp;&amp;
childNodes[i].className.match(this.REclassTab)) {
/* Create a new object to save info about this tab */
t = new Object();
/* Save a pointer to the div for this tab */
t.div = childNodes[i];
/* Add the new object to the array of tabs */
this.tabs[this.tabs.length] = t;
/* If the class name contains classTabDefault,
then select this tab by default.
*/
if (childNodes[i].className.match(this.REclassTabDefault)) {
defaultTab = this.tabs.length-1;
}
}
}

/* Create a new UL list to hold the tab headings */
DOM_ul = document.createElement(&quot;ul&quot;);
DOM_ul.className = this.classNav;
/* Loop through each tab we found */
for (i=0; i &lt; this.tabs.length; i++) {
t = this.tabs[i];
/* Get the label to use for this tab:
From the title attribute on the DIV,
Or from one of the this.titleElements[] elements,
Or use an automatically generated number. */
t.headingText = t.div.title;
/* Remove the title attribute to prevent a tooltip from appearing */
if (this.removeTitle) { t.div.title = &#39;&#39;; }
if (!t.headingText) {
/* Title was not defined in the title of the DIV,
So try to get the title from an element within the DIV.
Go through the list of elements in this.titleElements
(typically heading elements [&#39;h2&#39;,&#39;h3&#39;,&#39;h4&#39;]) */
for (i2=0; i2&lt;this.titleElements.length; i2++) {
headingElement = t.div.getElementsByTagName(this.titleElements[i2])[0];
if (headingElement) {
t.headingText = headingElement.innerHTML;
if (this.titleElementsStripHTML) {
t.headingText.replace(/&lt;br&gt;/gi,&quot; &quot;);
t.headingText = t.headingText.replace(/&lt;[^&gt;]+&gt;/g,&quot;&quot;);
}
break;
}
}
}
if (!t.headingText) {
/* Title was not found (or is blank) so automatically generate a
number for the tab.*/
t.headingText = i + 1;
}
/* Create a list element for the tab */
DOM_li = document.createElement(&quot;li&quot;);
/* Save a reference to this list item so we can later change it to
the &quot;active&quot; class */
t.li = DOM_li;

/* Create a link to activate the tab */
DOM_a = document.createElement(&quot;a&quot;);
DOM_a.appendChild(document.createTextNode(t.headingText));
DOM_a.href = &quot;javascript:void(null);&quot;;
DOM_a.title = t.headingText;
DOM_a.onclick = this.navClick;

/* Add some properties to the link so we can identify which tab
was clicked. Later the navClick method will need this.*/
DOM_a.tabber = this;
DOM_a.tabberIndex = i;
/* Do we need to add an id to DOM_a? */
if (this.addLinkId &amp;&amp; this.linkIdFormat) {
/* Determine the id name */
aId = this.linkIdFormat;
aId = aId.replace(/&lt;tabberid&gt;/gi, this.id);
aId = aId.replace(/&lt;tabnumberzero&gt;/gi, i);
aId = aId.replace(/&lt;tabnumberone&gt;/gi, i+1);
aId = aId.replace(/&lt;tabtitle&gt;/gi, t.headingText.replace(/[^a-zA-Z0-9\-]/gi, &#39;&#39;));
DOM_a.id = aId;
}

/* Add the link to the list element */
DOM_li.appendChild(DOM_a);
/* Add the list element to the list */
DOM_ul.appendChild(DOM_li);
}

/* Add the UL list to the beginning of the tabber div */
e.insertBefore(DOM_ul, e.firstChild);
/* Make the tabber div &quot;live&quot; so different CSS can be applied */
e.className = e.className.replace(this.REclassMain, this.classMainLive);
/* Activate the default tab, and do not call the onclick handler */
this.tabShow(defaultTab);
/* If the user specified an onLoad function, call it now. */
if (typeof this.onLoad == &#39;function&#39;) {
this.onLoad({tabber:this});
}

return this;
};

tabberObj.prototype.navClick = function(event)
{
/* This method should only be called by the onClick event of an &lt;A&gt;
element, in which case we will determine which tab was clicked by
examining a property that we previously attached to the &lt;A&gt;
element.
Since this was triggered from an onClick event, the variable
&quot;this&quot; refers to the &lt;A&gt; element that triggered the onClick
event (and not to the tabberObj).
When tabberObj was initialized, we added some extra properties
to the &lt;A&gt; element, for the purpose of retrieving them now. Get
the tabberObj object, plus the tab number that was clicked.*/

var
rVal, /* Return value from the user onclick function */
a, /* element that triggered the onclick event */
self, /* the tabber object */
tabberIndex, /* index of the tab that triggered the event */
onClickArgs; /* args to send the onclick function */
a = this;
if (!a.tabber) { return false; }
self = a.tabber;
tabberIndex = a.tabberIndex;
/* Remove focus from the link because it looks ugly.
I don&#39;t know if this is a good idea...*/
a.blur();
/* If the user specified an onClick function, call it now.
If the function returns false then do not continue.*/
if (typeof self.onClick == &#39;function&#39;) {
onClickArgs = {&#39;tabber&#39;:self, &#39;index&#39;:tabberIndex, &#39;event&#39;:event};
/* IE uses a different way to access the event object */
if (!event) { onClickArgs.event = window.event; }
rVal = self.onClick(onClickArgs);
if (rVal === false) { return false; }
}
self.tabShow(tabberIndex);
return false;
};
tabberObj.prototype.tabHideAll = function()
{
var i; /* counter */
/* Hide all tabs and make all navigation links inactive */
for (i = 0; i &lt; this.tabs.length; i++) {
this.tabHide(i);
}
};

tabberObj.prototype.tabHide = function(tabberIndex)
{
var div;
if (!this.tabs[tabberIndex]) { return false; }
/* Hide a single tab and make its navigation link inactive */
div = this.tabs[tabberIndex].div;
/* Hide the tab contents by adding classTabHide to the div */
if (!div.className.match(this.REclassTabHide)) {
div.className += &#39; &#39; + this.classTabHide;
}
this.navClearActive(tabberIndex);
return this;
};
tabberObj.prototype.tabShow = function(tabberIndex)
{
/* Show the tabberIndex tab and hide all the other tabs */
var div;
if (!this.tabs[tabberIndex]) { return false; }
/* Hide all the tabs first */
this.tabHideAll();
/* Get the div that holds this tab */
div = this.tabs[tabberIndex].div;
/* Remove classTabHide from the div */
div.className = div.className.replace(this.REclassTabHide, &#39;&#39;);
/* Mark this tab navigation link as &quot;active&quot; */
this.navSetActive(tabberIndex);
/* If the user specified an onTabDisplay function, call it now. */
if (typeof this.onTabDisplay == &#39;function&#39;) {
this.onTabDisplay({&#39;tabber&#39;:this, &#39;index&#39;:tabberIndex});
}
return this;
};
tabberObj.prototype.navSetActive = function(tabberIndex)
{
/* Note: this method does *not* enforce the rule
that only one nav item can be active at a time.*/
/* Set classNavActive for the navigation list item */
this.tabs[tabberIndex].li.className = this.classNavActive;
return this;
};
tabberObj.prototype.navClearActive = function(tabberIndex)
{
/* Note: this method does *not* enforce the rule
that one nav should always be active.*/
/* Remove classNavActive from the navigation list item */
this.tabs[tabberIndex].li.className = &#39;&#39;;
return this;
};

/*==================================================*/
function tabberAutomatic(tabberArgs)
{
/* This function finds all DIV elements in the document where
class=tabber.classMain, then converts them to use the tabber
interface.
tabberArgs = an object to send to &quot;new tabber()&quot;*/
var
tempObj, /* Temporary tabber object */
divs, /* Array of all divs on the page */
i; /* Loop index */
if (!tabberArgs) { tabberArgs = {}; }
/* Create a tabber object so we can get the value of classMain */
tempObj = new tabberObj(tabberArgs);
/* Find all DIV elements in the document that have class=tabber */
/* First get an array of all DIV elements and loop through them */
divs = document.getElementsByTagName(&quot;div&quot;);
for (i=0; i &lt; divs.length; i++) {
/* Is this DIV the correct class? */
if (divs[i].className &amp;&amp;
divs[i].className.match(tempObj.REclassMain)) {
/* Now tabify the DIV */
tabberArgs.div = divs[i];
divs[i].tabber = new tabberObj(tabberArgs);
}
}
return this;
}

/*==================================================*/

function tabberAutomaticOnLoad(tabberArgs)
{
/* This function adds tabberAutomatic to the window.onload event,
so it will run after the document has finished loading.*/
var oldOnLoad;
if (!tabberArgs) { tabberArgs = {}; }
/* Taken from: http://simon.incutio.com/archive/2004/05/26/addLoadEvent */
oldOnLoad = window.onload;
if (typeof window.onload != &#39;function&#39;) {
window.onload = function() {
tabberAutomatic(tabberArgs);
};
} else {
window.onload = function() {
oldOnLoad();
tabberAutomatic(tabberArgs);
};
}
}

/*==================================================*/

/* Run tabberAutomaticOnload() unless the &quot;manualStartup&quot; option was specified */
if (typeof tabberOptions == &#39;undefined&#39;) {
tabberAutomaticOnLoad();
} else {
if (!tabberOptions[&#39;manualStartup&#39;]) {
tabberAutomaticOnLoad(tabberOptions);
}
}
</script>


nah, setelah dua langkah itu, sampailah saya pada langkah yang terakhir. Saya lalu mencari kode berikut:

<div id='sidebar-wrapper'>

setelah menemukannya, saya letakkan tepat di atasnya kode berikut :


<div id='tabsidebar-wrapper'>
<div class='tabber' id='tab1'>
<div class='tabbertab'>
<b:section class='sidebar' id='tabbertab1' maxwidgets='1' showaddelement='yes'/>
</div>
<div class='tabbertab'>
<b:section class='sidebar' id='tabbertab2' maxwidgets='1' showaddelement='yes'/>
</div>
<div class='tabbertab'>
<b:section class='sidebar' id='tabbertab3' maxwidgets='1' showaddelement='yes'/>
</div>
</div></div>


nah, akhirnya, saya tinggal meng-save deh....

Dan kemudian, saya melihat di menu tata-letak lagi..., di sana, di bagian sidebar, ada nomor 1,2,3, saya kemudian meletakkan widget yang saya sukai di ketiga tab baru itu... Dan pangeran yang gagah berani, hidup bahagia bersama tabber/tab-menu nya...

***

Selamat mencoba, semoga berhasil bertabber-tab ria.Hehehehehe

NB: Buat yang mau coba memposting kode HTML, coba gunakan fasilitas encode di sini

Read more
Keyword Blog dan Artikel

Banyak orang yang menulis di blog dengan tema yang sangat variatif. Di satu sisi, hal ini menguntungkan, karena ia bisa memasuki semua bidang pengetahuan, mempelajarinya dan akhirnya menuliskan pikirannya tentang bidang itu. Namun di sisi lain, hal tersebut membuat sebuah blog kehilangan karakter nya. Bagi sahabat yang ingin blognya memiliki karakter atau identitas tertentu, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan:

1. Pilihlah tema yang benar-benar sahabat kuasai dan sahabat merasa senang menulisnya
Adalah penting untuk menentukan tema blog terlebih dahulu. Jika sahabat tidak benar-benar menguasai dan menyenangi sebuah tema, suatu ketika sahabat akan kehilangan ide untuk menulis.
Misal:
Objek Wisata di Pandeglang

2. Pilihlah kata kunci yang tepat untuk tema tersebut
Lalu pilihlah beberapa kata kunci yang sesuai dengan tema itu. Kata kunci itu nanti juga kan dapat digunakan sebagai pelabelan atau tag dari blog sahabat, yang semakin menguatkan karakter blog.
Misal: Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

3. Buat judul dan deskripsi blog yang berkaitan dengan tema
Lalu buatlah judul blog dan deskripsi yang mendukung tema itu. Hal ini juga akan membantu untuk meningkatkan SEO blog sahabat. Sebab semakin banyak kata kunci yang berkesesuaian dengan tema blog, maka semakin besar kemungkinan blog sahabat ditemukan oleh mesin pencari.

4. Beri penekanan dalam setiap tulisan sahabat tentang kata kunci yang telah sahabat pilih
Ketka menulis posting, uasahakan memberi penekanan pada kata kunci yang telah dipilih. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memberi tag bold, cetak miring, atau mengunakan tag . Atau bisa juga dengan memberi garis bawah dan warna berbeda.

Selamat mencoba.
Read more
5 Alasan untuk Memulai Blogging

Apakah sahabat merasa bahwa menulis adalah hal yang menyenangkan. Apakah sahabat seringkali menulis dan merasa bahwa tulisan-tulisan itu perlu untuk dipublikasikan? Blog mungkin bisa menjadi jawaban atas itu semua. Sebuah blog, kan membantu sahabat untuk mendapatkan umpan balik atas tulisan sahabat itu, sebuah blog juga akan menjadi media untuk menemukan banyak ide dan mendapatkan evaluasi atas tulisan sahabat. Berikut ini,lima lasan saya untuk memulai blog Sandiwara Kita, mungkin akan berguna jika saya berbagi:
1. Berbagi Pengetahuan
Semua orang memiliki ide, namun tidak semua orang memiliki media yang tepat untuk mempublikasikan idenya tersebut. Seringkali, orang khawatir bahwa ia hanya memiliki ide yang sederhana, karena itu ia takut untuk mempublikasikannya.Pada sebauh blog, orang tidak perlu merasa demikian.
2. Ruang publikasi Alternatif
Kalaupun sahabat bermaksud mempublikasikan tulisan sahabat, maka belum tentu sahabat akan dengan mudah memperoleh media untuk itu. Seringkali media massa dan percetakan memiliki persyaratan tertentu untuk menerbitkan sebuah tulisan. Blog sahabat, tidak akan menghadirkan persoalan ini.
3. Ruang belajar Menulis
Melalui sebuah blog, sahabat bisa menulis setiap hari. Dan pada waktunya, blog justru akan menjadi dorongan tersendiri untuk menulis. Mungkin kita juga bisa menulis setiap hari pada sebuah buku harian. Tapi tentu buku itu tidak akan menghadirkan respon dari pembaca manapun
4. Menghasilkan Uang dari tulisan
Tentu banyak orang berharap ia akan mendapatkan penghargaan dari kemampuan menulisnya, tetapi dimanakah hal itu bisa diwujudkan? Blog mungkin bisa menjadi jalan menuju itu. Akan tetapi, tentu saja tidak sesegera itu. Butuh kesabaran dan ketekunan juga.
5. Ruang Membaca Berkesinambungan
Untuk bisa menulis setiap hari, orang harus membaca pula setiap hari. Bersinambung dengan kebutuhan menulis setiap hari yang akan ditimbulkan oleh sebuah blog terhadap sahabat, maka kebutuhan membaca setiap hari juga akan hadir. Nah, apa lagi yang lebih yang ditunggu, jika kegiatan blogging bisa menjadi stimulus bagi budaya baca-tulis yang menyenangkan?
Sudahkah sahabat membuat blog sahabat?

sumber gambar: pistolpete.wordpress.com
Read more